Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Teater Popcorn "Bongkar"

Sobat blogger, waktu pertama kali kita liat pertunjukkan dari teater Popcorn kita dibuat kaget banget plus terpesona sama setting panggungnya . ituh tuh ya keren bangettt. Setting panggungnya itu bener-bener kaya pemukiman di daerah pinggiran kota yang sungguhan. Rumah yang dibuat dari triplek dan asbes itu sebagai hunian para pelacur, tapi yang tinggal disana gak Cuma pelacur loh disana juga tinggal sebuah keluarga yang istrinya bernama inah dan pemulung kecil yang kakinya cacat, si tua yang pekerjaan sehari harinya sebagai pemukul lonceng, juga ada si borok pengemis yang kakinya itu pincang karena borok di kakinya itu, ada juga mbok . Keren banget kan sobat blogger? Iya dong pasti.

 Setting panggung yang begitu memukau :D

Openingnya ada seorang kakek tua yang memukul lonceng di pagi hari saat adzan subuh. Lalu terdengar suara orang ribut dari dalam rumah yang ternyata suara itu adalah suara Ratini yang tiba-tiba bertengkar dengan pelanggannya yang juga sebagai kekasihnya karena kekasihnya itu cemburu dan mengajak ratini menikah. Ratini menolaknya, karena ratini tidak mencintainya. Lagi pula Ratini ingin hidup bebas, Ratini berfikir jika ia menikah hidupnya gak akan bebas dan pasti banyak yang mengatur hidupnya. Selain itu dia pernah empat kali gagal dalam berumah tangga maka dari itu Ratini gak mau menikah oleh Boim kekasihnya itu dan memutuskan untuk putus hubungan dengan Bimo.
Kakek tua yang sedang memukul lonceng karena waktu subuh telah datang

Ratinih dan Boim yang sedang bertengkar
 
Selain pelacur ada juga sebuah keluarga yang miskin, Inah adalah seorang istri yang mempunyai suami pengangguran. Inah sering banget ribut sama suaminya itu karena masalah ekonomi. Inah juga mempunyai seorang bayi yang membutuhkan susu, namun ia tidak mampu membelinya lantaran gak punya uang, air ASI-nya juga kering. Inah tidak dapat menyusui karena gak ada asupan gizi untuk dirinya sendiri selama suaminya menganggur. Hingga akhirnya ia berfikir untuk menjadi pelacur sama seperti teman temannya. Suaminya pun jadi gila dan kerjaannya Cuma meludahi TV pada saat acara di TV menayangkan para pejabat yang korup. Cerita ini benar-benar cerita real yang sering terjadi di kalangan masyarakat menengah ke bawah.

 Inah dan suaminya yang sedang bertengkar juga, hingga akhirnya suaminya frustasi dan menjadi gila

Di sana juga ada loh mbok. Si mbok  berperan sebagai orang yang memiliki rumah hunian dan juga germonya para pelacur di sana. Dia juga sudah di anggap sebagai ibu sendiri oleh para pelacur yang menetap di rumah itu. Titin adalah seorang pelacur yang terjerumus karena diperkosa oleh para 3 pria yang mabuk, kemudian ia memilih untuk menjadi pelacur. Padahal Titin adalah mantan mahasiswa, hanya saja Titin di DO. Latar belakang para tokoh disini beraneka ragam. Ada juga yang sengaja datang untuk bekerja menjadi pelacur karena di tinggal suaminya pergi entah kemana, ada yang karena di bohongi akan dipekerjakan sebagai pelayan restoran namun ternyata malah menjadi pelacur. Tapi mereka menikmati pekerjaan mereka tersebut.

 Si mbok yang sedang merayu 2 orang perempuan agar menjadi pelacur
Pada malam hari saat para pelacur berdangdut ria bersama banci, Inah, Mensuko (nama dari pedagang permen, tisu dan roko), dan tamu tiba-tiba terdengar suara tembakan dari polisi dan membuat semua orang yang ada di tempat itu kaget dan lari berhamburan. Ternyata polisi itu mencari Joni yang sedang jadi incaran polisi saat itu. Joni adalah seorang perampok yang sering bersembunyi di tempat itu. Tapi, polisi malah memanfaatkan kondisi tersebut untuk mendapatkan keuntungan yaitu dengan mengancam bahwa hunian di daerah itu dalam waktu dekat akan di bongkar. Tapi setelah disogok uang oleh si mbok, polisipun diam dan seolah-olah masalah selesai. Inilah potret hukum jaman sekarang, yang menggunakan sistem KUHP (Kasih Uang Habis Perkara) atau UUD (Ujung-ujungnya Duit).

 Titin dan temanya (bencong)

Suasana pada saat para pelacur dan warga sedang dangdutan

Joni itu adalah seorang perampok yang diburu oleh polisi, tapi Joni adalah pahlawan bagi teman-teman di sekitarnya. Hasil dari rampokannya justru ia gunakkan untuk dibagikan kepada teman-teman yang membutuhkan. Pada saat Joni sedang membagi-bagikan uang kepada pelacur, si Mbok, Inah, Mensuko dan teman-teman lainnya tiba-tiba terdengar bunyi tembakan dan Joni jatuh terkulai karena tembakan tersebut menuju ke tubuh Joni. Joni meninggal, dan meninggalkan banyak duka serta kenangan bagi teman-temannya. Ratini pun sangat sedih karena dia sangat mencintai Joni, hanya Joni yang dapat memperlakukan hartini dengan sopan, dan hanya ialah yang lembut kepada Ratini. Gak ada orang sebaik Joni, Ratini gak peduli apakah Joni orang Suci atau tidak. Ratini begitu mencintainya.



Suasana pada saat kematian Joni

Hingga endingnya pembongkaran itu justru malah berakhir dengan kebakaran pada saat mereka terlena dengan hiburan dangdut. Habis harta benda mereka, bahkan anak dari Inah meninggal karena terjebak di dalam rumah.

Ending dari cerita ini rumah mereka kebakaran dan semua termenung
Uniknya dalam pementasan ini setiap babak selalu diselingi oleh munculnya orang gila yang juga kemunculannya sebagai pembawa amanat yang terkandung dalam cerita.

Gak heran kalo penonton dari teater Popcorn itu banyak bangettt dan mendapat antusias yang baik dari penonton. Bahkan saking penuhnya penonton, penonton sampai menempati balkon atas. Wooooowww hebat banget kan.
Penonton dari teater popcorn

Nahhh masih banyak lohh pertunjukan-pertunjukkan yang gak kalah bagusnya dan keren dari teater Popcorn. Makanya jangan sampe ketinggalan pertunjukan yang akan datang. Dan terus baca postingan postingan kita selanjutnya oke.. :D

Byeee sobat blogger :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar